Jumat, 28 Februari 2014

Es Krim Canggih, dapat Bermain Musik!


Siapa yang tidak suka makan es krim? Lalu bagaimana jika es krim yang dimakan bisa memainkan musik? Itulah sebuah es krim bernama Lickestra yang didesain oleh dua orang bernama Emilie Baltz dan Carla Diana.



Es krim tersebut akan mampu memainkan musik pada saat ada orang yang menjilatnya. Kemampuan untuk memainkan musik tersebut berkat adanya sebuah sensor kapasitif yang disematkan pada bagian cone es krim.

Baru! Meja Kopi Android 4.1 Serbaguna


    Apabila ide semakin tergelitik untuk inovasi baru, maka tepatlah bila “Platform 46” dari Ideum berkolaborasi dengan 3M, didapuk sebagai hal yang cukup menarik. Ini adalah wujud perangkat bersistem operasi Android yang dijadikan sebuah meja pintar tahan air dengan layar sebesar 46 inci.

    Awal~

    Aku, inilah aku. Seseorang yang berjalan di antara peristiwa dan kenangan-kenanganku.
    Akulah orang yang terus, tiada henti, mengalir menuju semua kenangan-kenanganku. Hidupku bergerak dari titik terjauh menuju pada satu titik kenangan, pada setiap musim yang mengirim hujan dalan lembar-lembar waktu yang terurai resah.

    Saat ini, aku sedang berada di sebuah perpustakaan kota, diantara orang-orang yang sedang tenggelan alam kesibukannya masing-masing dengan hening dan suara hujan yang bergemericik. Aku merenung, menatap nanar diantara ratusan buku yang tertata rapi di raknya masing-masing. Tak pernah membayangkan, jika sebuah kenangan kecil, ternyata adalah tanda besar bagi masa depanku. Kenangan yang tergores hanya dari sebuah senyuman kecil seorang gadis remaja yang sedang merasakan kebahagiannya bersama mereka, orang-orang yang dia sayang.

    Kala itu ketika aku tepat berumur 17 tahun, aku sangat senang, aku bersyukur bisa berada di antara mereka, mereka yang mampu mewarnai hidupku dengan canda, tawa, tangis, dan amarah yang mereka ciptakan, serta dia, pasokan semangatku yang hingga lima tahun ini masih membuat hariku penuh tanda tanya dengan kejutan-kejutan kecil darinya.

    Tiba-tiba di antara gemericik hujan, dengan bahagianya terdengar bunyi ponselku yang mengagetkan lamunanku, dengan seragam putih abu-abu yang masih melekat di tubuhku aku pun menggapai benda mungilku itu.

    Aku tercengang ketika melihat layar ponselku, sosok yang selama ini aku kagumi mengirim sebuah pesan singkat. Tanpa pikir panjang aku pun langsung membukannya. Hanya ada dua kata sapaan yang tertulis "Hai, Hati?" dengan bumbu emoticon senyum setelahnya. Tiba-tiba sosok yang lima tahun ini namanya masih tetap tersimpan rapi di kalbuku dan telah menjamah ruang rinduku (lagi-lagi) membuatku tersenyum.
    Dengan semangat empat lima aku membalas pesan singkat itu.
    "Iya Lut, ada apa? :)"

    Setelah aku pencet tombol send dan centang dua sudah ada di layar ponselku, tiba-tiba terbayang wajah Mulut, terbayang senyumnya yang bisa membuatku ikut tersenyum, tawanya, suara khasnya yang cenderung  ngebass dan semua tentangnya.

    Dalam hati aku berpikir, mimpi apa aku semalam hingga sosok magisku ini tiba-tiba mengirimku pesan singkat, aku kira dia sudah melupakan pengagum rahasianya, aku  kira dia telah melupakan sosok yang meyebutnya sebagai pasokan semangat, aku kiraaa...

    Ponselku bergetar lagi, tanda ada pesan singkat masuk yang (lagi-lagi) mengagetkanku. Ya, itu pesan singkat dari Mulut. Dia bertanya bagaimana kabarku, dan lebih mengagetkannya lagi, dia masih ingat jikalau hari ini aku tepat berusia tujuh belas tahun. Dan kita pun tenggelam dalam percakapan kecil dalam pesan singkat itu, hingga akhirnya, entah ada angin putih dari mana, dia mengajakku bertemu,  hariku yang ke-17 pun menjadi alasannya. Tanpa berpikir panjang, aku pun mengiyakan ajakannya.

    Perlu gambaran panjang, mengapa sosok yang selama ini kugambarkan sebagai langit-langitku, yang jarang, bahkan tak pernah menggunakan ponselnya dengan baik, tiba-tiba mengirimku pesan singkat, tiba-tiba bisa tenggelam dalam canda tawa melalui ponsel, tiba-tiba menjadi sosok yang seratus delapan puluh derajat berbeda dengan ia yang kukenal dulu, dan tiba-tiba semua yang (dulu) hanya bisa kubayangkan menjadi nyata. Inikah yang disebut indah pada waktunya? Inikah hasil dari perjuanganku selama ini? Tapi belum, ini semua masih awal, awal dari keindahan itu, awal untuk menuju keindahan, awal untuk mencairkan es yang selama ini masih beku. Ya ini awal, ternyata kenanganku dulu, merupakan tanda dari kebahagiaanku.

    Hai awal, aku menunggumu di keindahan.
    Dari sosok yang menunggu keindahan tiba

    ~Wind

    Kini Kukembali

    Kini ªķΰ hanya seorang diri
    Menembus pagi yang sangat berseri
    Dengan disambut oleh senyuman sang mentari
    Dan beteriak dengan sepenuh hati
    Bahwa kini ªķΰ telah kembali

    Kini ªķΰ telah kembali
    Dengan seberkas mimpi dan imajinasiku
    Dengan segenggam impian juga harapanku
    Dengan cita-cita yang hanya diambang mataku
    Serta kukobarkan semangat dan senyumku

    Kini,
    Meskipun ªķΰ sendiri, namun ªķΰ telah kembali
    Kembali tuk coba menggapai langit biru
    Kembali tuk coba meraungi laut biru
    Kembali tuk coba menggenggam impian dan harapanku

    Dan ªķΰ, tak menganggap impianku hanya angan-angan belaka
    ªķΰ menganggap itu hanya impianku yang tertunda
    Dan Kuyakin, kelak ªķΰ akan mendapatkannya


    ~Wind

    Tips Menyesuaikan Warna Hijab dengan Warna Kulit




    Vemale.com - Memilih warna hijab yang sesuai dengan warna kulit ternyata merupakan hal yang sangat penting. Pasalnya salah memilih warna bisa membuat wajah Anda justru terlihat kusam. Namun, jika Anda telah menemukan padanan yang tepat, penampilan Anda akan jauh semakin meningkat.

    Isi Hati "Si-HatiKecil"

    Kali ini untuk kamu.
    Sebelumnya Selamat Tahun Baru 2014. Barakallah!
    Semoga di tahun ini menjadikan semuanya lebih baik. Amin~


    Liburan semester ini terasa singkat, tiba-tiba dua hari lagi sudah memasuki semester baru. Entah, dua minggu yang biasanya terasa sangat lama, tiba-tiba terasa singkat. Sejujurnya aku masih ingin menambah hari liburku. Namun, aku tahu diri, aku takkan bisa. Aku tak bisa membantah hati kecilku. Hati kecil ini tak menginginkan liburanku diperpanjang lagi, dia ingin liburan ini dipercepat lagi, mungkin dia ingin segera bertemu sosok magisnya.

    Sabtu, 22 Februari 2014

    Membaca Karakter Seseorang Dari Mata Mereka



    Kalian tidak membutuhkan waktu untuk didengar…..

    Itulah yang dikatakan para pakar. Sesungguhnya, berbagai studi menunjukkan bahwa sampai 80 persen dari komunikasi kita adalah non-verbal. Cara kalian mengedipkan mata, bagaikan menceritakan berjilid-jilid buku tentang kalian maupun tentang orang lain. Mata adalah titik fokal wajah. Apabila kalian berbicara kepada sesorang yang sedang mengenakan kaca mata hitam, sulit mengatakan apa yang ia rasakan. Apa yang mereka sesungguhnya katakana adalah, “ Aku bisa melihatmu tetapi kamu tidak bisa melihatku”. Pertanyaan sebenarnya ialah, apa yang mereka sembunyikan dan mengapa?

    Apabila kalian terlibat dalam percakapan, apakah yang kalian ajak bicara itu menatap kalian atau memandang kearah lain? Member perhatian sepenuhnya kepada seseorang menunjukan hormat, perhatian dan percaya diri. Memalingkan pandangan bisa berarti mengelabui atau kebosanan. Karena kontak mata adalah unsur paling penting dalam membentuk kesan, gerakan-gerakan yang kita buat dengan mata, mulai dari mengedipkan mata sampai mengejapkan mata adalah petunjuk perasaan-perasaan kita yang benar.

    Mata berkedip-kedip
    Sinyal ini, biasanya disunakan kaum wanita dan dialamatkankepada kaum pria, berarti “Aku polos.” Juga digunakan sebagai cara bercumbu.


    Menggosok mata
    Apabila sesorang menggosok matanya dengan telunjuk, maka artinya mengelabui.
    Karena orang ini ingin memutuskan kontak visual, maka cara ini memberi alasan untuk mengalihkan pandangan. Ini sering dilakukan tanpa sengaja, tetapi adalah juga tanda kurang akurat bahwa sesorang sedang membohongi kita.


    Berkedip-kedip cepat
    Meskipun tidak ada orang yang akan menghitung jumlah kedipan yang kalian lakukan, 10 kedipan atau kurang dalam semenit menunjukkan kebosanan sementara 14 atau lebih menunjukkan keadaan resah atau stress. Kedipan-kedipan mata yang cepat juga bisa berarti terangsang.


    Lirikan ke samping

    Gerakan ini merupakan sinyal mencumbu yang genit. Orang itu menatap dengan berani sementara menurunkan kepala dan kemudian mengangkatnya ke belakang membuat tatapannya satu lirikan panjang. Menunjukkan “ Malu-malu kucing yang menantang”.


    Menghindari pandangan mata

    Biasanya ini dengan pasti menunjukkan bahwa si pelaku sedang mengelabui, merasa bersalah atau berbohong.


    Mata tertutup
    Apabila mata seseorang menutup sedikit lebih lama dari pada kedipan wajar dan alis terangkat, maka pesannya adalah “Hentikan kata-katamu”. Biasanya seluruh wajah akan menunjukkan ekspresi terkejut dan tidak suka.


    Lirikan yang diperpanjang
    Tak salah lagi, inilah tanda ketertarikan seksual. Seseorang yang membuat kontak mata, memandang kea rah lain, kemudian menatap kalian lagi sedang berkata “Aku ingin mengenalmu lebih dekat lagi”.


    Sapuan mata dari atas ke bawah
    Apabila sesorang laki-laki menyapukan matanya dari atas ke bawah menyusuri tubuh seorang wanita, maka ia sedang memberiyahukan si wanita bahwa ia tertarik secara fisik.


    Tatapan keras dan tajam
    Inilah gerakan agresif dan menyerang yang mengancam.


    Kedipan mata
    Mengedipkan mata kepada seseorang adalah tanda yang disengaja. Ini gambar menunjukkan bahwa si pengedip berbagi rahasia dengan orang yang dikedipi. Tidak ada siapa pun yang diturut sertakan dalam saat yang pribadi itu. Jika kedipan mata diarahkan kepada orang yang sama sekali belum dikenal, maka gerakan seperti itu merupakan cumbuan genit. Tetapi hati-hati, berbuat demikian bisa di cap vulgar atau terlalu menantang.


    Setinggian mata
    Dalam sebuah kelompok, orang yang ketinggian matanya paling tinggi biasanya dianggap sebagai pemimpin. Berdiri sementara orang lain duduk memberi kalian posisi wewenang yang pasti dan tegas, bahkan jika kalian pendek. Begitu juga, jika seseorang berdiri diatas kalian, maka kalian berada dalam posisi rendah, posisi nrimo.


    Kedua mata diangkat
    Inilah tanda kegusaran. Kedua mata membalik dalam rongga mata dan memandang ke langit-langit. Pesannya jelas dan gambling “Beri aku kesempatan…dong”.


    Menutup wajah
    Apabila tangan menutup wajah, artinya “ Aku terkejut dan tersinggung sekali “. Gerakan ini menjauhkan orang, gambar yang membuat gerakan itu dari situasi yang menyinggung perasaan itu. Juga bisa digunakan sebagai gerakan sepintas lalu, seakan berpura-pura tersinggung dan terkejut.


    Kedua alis diangkat
    Para badut biasanya mengangkat alis mereka, dan memang merekalah yang sudah menyempurnakan seni mengangkat alis menjadi peragaan cumbuan yang mengundang tawa. Tetapi masih juga bisa digunakan, karena masih wajur. Dari seberang ruangan yang penuh sesak, tanda seperti ini dengan nyata mengumandangkan “ Aku kepingin ketemu kamu “.


    Satu alis diangkat
    Apabila satu alis diangkat dan yang lain diturunkan, artinya menjadi berbeda sekali. Tanda setengah merengut, stetngah terkejut ini berarti “ Ah.. Aku enggak begitu percaya kamu deh..”.


    Kedua alis bertemu
    Apabila kedua alis bertemu, sehingga menciptakan sebuah celah diantaranya, maka artinya keresahan, ketakutan, kesakitan, kemarahan atau sebuah kombinasi dari semua emosi ini. Beberapa orang begitu suka menunjukkan ekspresi ini di wajah mereka sehingga wilayah antara kedua alis diatas hidung terlipat dan menunjukkan lekukan yang dalam.

    Sumber: blognyayanies.blogspot.com