Rabu, 05 Februari 2014

Tips agar Barang Daur Ulang Memiliki Daya Tarik

Aneka lampu daur ulang/ilustrasi
Aneka lampu daur ulang/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, Kerusakan yang bumi semakin parah menyadarkan manusia memilih menggunakan bahan daur ulang. Tak heran bila ada yang menyebut kini era daur ulang atau recycle. Tren ini, menurut ahli desain interior Anabelle Clarissa, menyentuh dunia interior. Peminat produk daur ulang semakin bertambah.

Namun, perlu kiat khusus menghadirkan barang daur ulang di rumah atau kantor. Jika salah langkah, tak jarang kehadirannya malah mengganggu pemandangan. Yang muncul malah kesan kumuh dan murahan, ujar perempuan yang akrab disapa Belle ini. Nah, agar barang daur ulang ini memiliki daya tarik tersendiri, berikut kiatnya:


Sesuaikan dengan konsep rumah
Barang daur ulang cocok ditempatkan di berbagai model rumah. Apalagi jika konsep
yang dihadirkan sengaja ingin bergaya recycle. Misalkan, lantainya dari keramik bekas, dinding batu alam, dan kayu yang digunakan dari daur ulang. Tepat sekali jika furnitur pun dipilih dari bahan-bahan bekas.

Penempatan barang
Perhatikan penempatannya. Barang-barang daur ulang jangan disatukan dengan barang luks, bisa jomplang. Sebaiknya sesama recycle, atau minimal senada warna dengan barang yang ada di sekitarnya.

Modifikasi
Bahan boleh bekas, tapi bentuknya dimodifikasi lagi dan ditambah aksen unik sehingga
memberi tampilan menarik. Kalau dibiarkan model lama, kesan bekasnya sangat terlihat, kata Belle.
Ada trik khusus memodifikasi barang sampah. Alumni Universitas Trisakti Jakarta ini menunjuk pada kemasan barang tersebut. Pilih kemasan atau bungkus barang recycle dengan tampilan unik sehingga memberi kesan kontemporer. Bagi kalangan muda, kalau ingin lebih menarik tampilkan kemasan bergaya muda yang kekinian.

Modifikasi barang bekas menjadi fungsi lain seakan-akan muncul barang baru. Misalkan, tumpukan koper menjadi meja, atau CPU bekas menjadi alas kaki meja. Modifikasi barang bekas yang menarik menjauhkan dari kesan kumuh. Apalagi jika bisa mengalihfungsikan benda tersebut dengan fungsi baru, pasti banyak peminatnya.

Jangan terlalu banyak
Bagi penyuka barang-barang bekas, ada hal tertentu yang sebaiknya dihindari. Menurut Belle, jangan terlalu banyak menghadirkan barang daur ulang, apalagi jika dicampur aduk dengan barang baru. Hindari pula menghadirkan barang daur ulang yang tidak sesuai dengan konsep ruangan. Memberi kesan berlebihan dan kehilangan bentuk apresiasi si barang bekas. Lebih baik fokus sehingga barang tersebut memiliki nilai artistik yang lebih spesifik, ujar desainer interior yang bergabung di bendera Artura Insanindo ini.
Silakan mencoba.

Sumber: republika.co.id

0 komentar:

Posting Komentar